Ringkasan Podcast Ngobrol Tontang Silungkang
Minggu, 6 Oktober 2024
“Membangun Jiwa dan Kemampuan Entrepreneurship Sejak Muda”
Nara Sumber : Bapak H Asril Sutan Amir
Guest Host : Bapak Firdaus Badarudin
Tentang Nara Sumber
Bapak Asril Sutan Amir (ASA) adalah tokoh Silungkang yang lahir di Silungkang tahun 1945 dan akan memasuki usia 79 tahun pada 5 Desember 2024. Beliau adalah contoh entrepreneur (wirausaha) bidang perkebunan dan pengolahan karet (crumb rubber) yang sukses, tangguh dan memiliki prinsip-prinsip hidup dan berbisnis yang dijalankannya secara sungguh-sungguh dan terus menerus.
Beliau yang sempat mendirikan Kantor Akuntan Publik (KAP) atas namanya, dan bekerja di KAP tingkat dunia SGV Utomo serta bekerja diperusahaan besar Pertamina dan perusahaan minyak kelas dunia Shell memutuskan untuk beralih menjadi pengusaha karet pada tahun 1976.
Mengawali perjalanannya bersama keluarga sebagai pengusaha karet tidak mudah dan harus menetap di Banjarmasin yang kala itu masih dipenuhi hutan rimbun. Minat dan keyakinan beliau yang kuat terhadap potensi dan prospek bisnis karet serta prinsip hidup yang dibangun dan dijalankan sejak muda, khususnya prinsip meraih sukses, antara lain melalui kerja keras (work harder), kerja cerdas (work smarter), kerja lebih awal dan lebih lama (work earlier & work longer) serta kerja yang berkualitas (high quality performance) dan kerja ikhlas (work sincerely) membuat beliau terus menumbuh-kembangkan usahanya dan berhasil meraih kesuksesan dengan 6 pabrik pengolahan karetnya yang berada di Sumatera (Tebing Tinggi, Padang, Jambi dan Bengkulu) serta di Banjarmasin dan Pontianak serta dua periode (2000 – 2003 & 2009 – 2012) dipercaya untuk menjadi Ketua Umum Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) dan 1 periode (2006 – 2010) menjadi Direktur International Rubber Consortium (IRCO) yang berkantor di Bangkok serta sejak tahun 2015 – sekarang menjadi Penasehat Gapkindo.
Tidak hanya sukses dalam dunia bisnis, pak Asril Sutan Amir kita kenal pula sebagai seorang filantropis dan pemimpin keluarga yang berhasil, jadi panutan dan menjadi inspirasi bagi siapa saja yang memerlukan tokoh tauladan. Dengan jiwa pendidik, suka berbagi kebaikan, satu kata dengan perbuatan, selalu melakukan proses didik-latih, serta senantiasa belajar dan mengajarkan beliau menikmati perjalanan hidup dan perjuangannya bersama keluarga dan siapa saja yang mengikutinya.
Visi beliau adalah menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia sedangkan misi hiudp beliau adalah berbakti bagi agama, negara dan masyarakat serta beberapa kata-kata bijak dari beliau adalah : learn from yesterday, live for today and hope for tomorrow; don’t wait until tomorrow what you can do today; educate, elevate & legislate.
Pada podcast Silungkang kali ini, Minggu 6 Oktober 2024 beliau telah memberikan hal-hal penting dan patut kita renungkan, teladani dan jalankan. Berikut adalah ringkasan apa yang beliau sampaikan., termasuk apa yang disampaikan oleh istri beliau ibu Nino Suhesmi, putra beliau datuk Andre Rahadian dan putri beliau kak Nurul Nastasha.
Ringkasan Presentasi dan Pembahasan
- Masyarakat Silungkang adalah masyarakat yang memiliki jiwa bisnis, khususnya dalam manggale dan merantau untuk meraih kehidupan yang lebih baik. Para pedagang kita, khususnya pada masa lalu dikenal sebagai pedagang yang sukses dan jujur sehingga dipercaya.
- Wirausahawan atau entrepreneur adalah orang yang berani dalam menjalani usaha. Mereka umumnya membekali diri dengan ilmu berbisnis dan prinsip-prinsip dalam hidup dan berbisnis serta terus menerus belajar, belajar dan belajar.
- Beberapa prinsip hidup dan berbisnis yang umumnya dimiliki seorang wirausahawan, antara lain:
- Berjiwa pemberani dan tidak cengeng, khususnya berani melangkah dan mengambil risiko namun risiko yang diperhitungkan dengan seksama dan dapat memberikan peluang yang menguntungkan. Pebisnis yang sukses diibaratkan telah terkena sengatan kaljengking, dipatuk ular dan ditendang kuda tapi mereka tetap bisa bertahan dan tumbuh.
- Berprinsip dan menjalankan etos kerja, khususnya kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja berkualitas, kerja ikhlas, kerja lebih awal dan kerja lebih lama serta berpegang pada prinsip kejujuran , menjaga kepercayaan dan reputasi.
- Pandai mengelola keuangan dan harta, khususnya dengan hidup hemat, rajin menabung, penuh perhitungan serta hanya membeli sesuai yang diperlukan dan menjalankan tertib administrasi keuangan.
- Pandai memanfaatkan dan mengelola waktu. Waktu setiap orang adalah sama, yaitu 24 jam dalam 1 hari namun bagaimana pemahaman, pemanfaatan dan pengelolaan waktu bagi setiap orang akan memberikan hasil yang berbeda, tergantung kepada efektifitas dan efisiensi yang dihasilkannya. Bagi setiap usahawan, selain waktu minimal 2 jam per hari untuk ibadah (agama), untuk usaha minimal diperlukan sebanyak 12 jam per hari.
- Tidak pelit, pelit untuk ilmu ataupun pelit untuk berbagi materi. More you give more you receive (makin banyak berbagi makin banyak yang diperoleh). Pak Asril adalah tokoh yang suak berbagi kebaikan. Apa yang beliau katakana dan beliau jalankan selalu beliau tulis dan beliau bagikan agar menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin mengambil manfaatnya.
- Sayang kepada keluarga. Ridho Allah mengikuti ridho orangtua. Ridho istri yang sholehah dan taat pada suami serta ridho anak-anak yang sholeh/sholeha juga akan menentukan kelancaran karir dan perjalanan suami/orangtua.
- Bagi pebisnis muslim tidak hanya berorientasi kepada pencapaian urusan dunia tetapi juga berusaha seoptimal mungkin meraih urusan akhiratnya. Kejarlah duniamu tapi jangan lupakan akhiratmu; jangan risaukan apa yang akan ditinggalkan tapi bekalilah untuk akhiratmu; khairunnas anfauhum linnas (sebai-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain)
- Dalam kaderisasi bisnis, terdapat beberapa hal yang dapat dipedomani:
- Setiap anak memiliki bakat dan minat. Orangtua tidak dapat memaksakan sesuatu yang bertentangan dengan bakat dan minat anak. Membuat anak menemukan dan mengetahui bakat dan minatnya, antara lain dapat dilakukan melalui tes psikologi : tes bakat dan minat.
- Dalam bisnis proses kaderisasi sangat penting tetapi perlu disesuaikan dengan bakat dan minat generasi penerus.
- Tambahan dari Datuk Andre Rahadian, setelah mendengar dan menelaah perjalanan Bapak Asril, dapat disampaikan beberapa pandangan:
- Bahwa setiap proses perjalanan terdapat perjuangan yang panjang dan membutuhkan kesungguhan dan pantang menyerah.
- Setiap pemikiran yang bagus harus selalu ditindaklanjuti dengan tindakan. Pemikiran yang tidak dilanjutkan dengan tindakan menjadi tidak bermakna.
- Bagi generasi muda, ingin cepat menghasilkan (instan) secara umum tidak mungkin bisa diwujudkan. Semua harus melalui kerja keras dan proses perjuangan tanpa lelah.
- Teknologi memang memberikan berbagai kemudahan dan mampu menghasilkan sesuatu yang lebih cepat. Namun semua yang dihasilkan dengan cepat umumnya tidak bertahan lama. Kita membutuhkan hasil yang berkelanjutan (sustainable).
- Oleh sebab itu, setiap generasi muda yang ingin meraih keberhasilan yang bermakna, patut bekerja keras yang diimbangi dengan resiliensi atau ketangguhan, yaitu kemampuan untuk beradaptasi dengan baik dalam menghadapi tantangan atau kesulitan hidup. Kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan-perubahan yang terus terjadi sangat diperlukan agar tetap dapat bertahan dan berkembang di era kini dan masa depan.
- Podcast ditutup pada pukul 09.45 dengan doa penutup majelis “Subhanakallahumma wabihamdika, asyhadu alla ilahailla anta, astaghfiruka wa atubu ilaik”. Artinya, “Mahasuci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu dan aku bertobat kepada-Mu”.
Dituliskan oleh:
Bp. Firdaus Badarudin, S.E
Guest host












