Podcast episode ke-8 Ngobrol Tontang Silungkang akan membicarakan tentang “Pengalaman Menjadi Wakil Walikota Pertama Kota Sawahlunto.” bersama narasumber kita, Bp. H. Fauzi Hasan. Kita akan menjelajahi wawasan beliau tentang seluk beluk dan dinamika pemerintah kota Sawahlunto sejak beliau menjabat hingga perkembangannya sampai dengan saat ini dan cerita tentang aktifitas beliau mengisi pensiun dari pemerintahan dan politik.
Pemaparan dari Mak Cis ini sangat komperehensif walaupun disampaikan dalam potongan-potongan contoh, tapi mewakili secara keseluruhan untuk mendapatkan solusi kebangkitan Silungkang di masa depan.
Kalau boleh disimpulkan Mak Cis meminta kita baik orang yang di kampung maupun di rantau untuk kembali ke Adat, mari kita kembali meninggikan para niniak mamak sebagai orang yang dapat dijadikan teladan dan orang yang dianggap dapat mewakili warga Silungkang untuk kembali menjadi nagori yang hebat. Kita kembalikan fungsi niniak mamak sebagai tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk Nagori Silungkang.
Mak Cis juga meminta kita mengubah cara berpikir kita secara terbuka dengan mengedepankan melihat permasalahan itu dari berbagai sudut pandang, membudayakan berpikir positif kepada orang yang sedang memangku tugas mewakili mereka dan mendukung sepak terjangnya di pemerintahan ataupun di masyarakat adat.
Membangun komunikasi pemuka adat dengan pemerintahan agar terjadi sinergi yang memperkuat posisi tawar kita untuk segala hal, kembali rangkul Muaro Kalaban sebagai bagian dari Nagori Silungkang.
Mak Cis meminta kita untuk tetap optimis dalam berjuang, yang berlalu biarlah berlalu, kita evaluasi kesalahan-kesalahan kita, dan lakukan rekonsiliasi untuk tahun 2029 nanti.












